BEM PTNU Apresiasi Sikap Kapolri Tolak Jabatan Menteri, Nilai Jaga Marwah dan Independensi Polri

Presidium Nasional, Achmad Baha'ur Rifqi, menyampaikan aspirasi strategis kebangsaan dalam forum bersama pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (04/09/25).

Jakarta, BEM PTNU News- Presidium Nasional (Presnas) BEM PTNU Se-Nusantara menyatakan dukungan terhadap sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menolak wacana pengangkatan dirinya sebagai Menteri Kepolisian. Sikap tersebut dinilai mencerminkan etika kenegarawanan serta komitmen menjaga marwah dan independensi institusi Polri.

Pernyataan Kapolri disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen. Dalam forum tersebut, Jenderal Listyo Sigit merespons wacana reposisi kelembagaan Polri, termasuk gagasan pembentukan kementerian khusus kepolisian atau penempatan Polri di bawah struktur kementerian.

Kapolri mengungkapkan pernah menerima tawaran secara personal untuk mengisi jabatan Menteri Kepolisian apabila wacana tersebut direalisasikan. Namun ia menolak tawaran itu, karena pembentukan kementerian kepolisian berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan, memperpanjang birokrasi, serta mengganggu independensi dan efektivitas Polri dalam menjalankan tugas.

Dalam pernyataan yang mendapat perhatian publik, Kapolri menegaskan lebih memilih meninggalkan jabatan daripada mengorbankan marwah, dan integritas institusi demi kepentingan politik.

Menanggapi hal tersebut, Presnas BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, atau sering disapa Baha, menilai sikap Kapolri sebagai teladan kepemimpinan yang mengedepankan kepentingan bangsa dan institusi.

“Pernyataan Kapolri di hadapan Komisi III DPR menunjukkan keteguhan moral seorang pemimpin. Penolakan terhadap jabatan politik demi menjaga marwah institusi adalah contoh penting bagi pejabat publik,” ujarnya.

Independensi Polri, kata Baha, sebagai syarat utama bagi tegaknya negara hukum dan demokrasi. Menurutnya, politisasi aparat penegak hukum berpotensi melemahkan profesionalisme dan kepercayaan publik.

Sebagai representasi mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Nusantara, BEM PTNU menyatakan dukungan terhadap komitmen Kapolri dalam menjaga profesionalisme, netralitas, serta reformasi kelembagaan Polri.

“Kami mendukung sikap Kapolri yang mengutamakan kepentingan institusi dan negara di atas kepentingan pribadi. Ini merupakan bentuk kepemimpinan berintegritas dan berorientasi pada pengabdian,” imbuhnya.

Editor: Nurul Faizah

Publisher: Ahmad Rifa’i

Lembaga Media, Teknologi, Riset, dan Komunikasi Publik BEM PTNU Se-Nusantara