Mataram , BEM PTNU News Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusa Tenggara Barat merumuskan empat rekomendasi strategis untuk pembangunan daerah. Hasil tersebut lahir dari Dialog Publik bertajuk #RESETNTB: Reflect, Rethink, Review – Membaca Peta Jalan Menuju NTB Makmur Mendunia yang digelar di Meeino Warking, Mataram.
Dialog menghadirkan Ketua Tim Transisi Gubernur NTB terpilih, Dr. Adhar Hakim, pasangan Iqbal-Dinda, serta akademisi Dr. Irpan Suriadiata dan Herianto. Dalam pemaparannya, Adhar menguraikan visi dan misi gubernur mendatang dengan menekankan evaluasi peta jalan pembangunan yang selama ini dijalankan.
Koordinator Wilayah BEM PTNU NTB, Indra Ramadhan, menegaskan forum ini bukan sekadar ruang diskusi, melainkan langkah konkret mahasiswa dalam memberi masukan.
“Kami telah merumuskan dan menitipkan empat pilar rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi input konstruktif bagi pemerintah daerah,” ujar Indra.
Empat Rekomendasi Strategis BEM PTNU NTB
- Ekonomi – Transformasi struktural dari ketergantungan menuju kemandirian dengan memperkuat sektor produktif lokal.
- Sumber Daya Manusia (SDM) – Peningkatan kualitas SDM yang berorientasi kompetensi, daya saing, dan kesejahteraan.
- Infrastruktur – Pemerataan pembangunan yang merata, terintegrasi, dan berbasis digital.
- Birokrasi – Reformasi menuju sistem yang berorientasi pada pelayanan publik dan tata kelola berkelanjutan.
Seusai dialog, beredar informasi terkait penghapusan program beasiswa. Indra menegaskan kabar tersebut tidak benar.
“Pernyataan Dr. Adhar adalah soal inovasi pendanaan, bukan penghapusan. Program beasiswa tetap menjadi prioritas, hanya mekanismenya akan dievaluasi agar tidak bergantung penuh pada APBD,” jelasnya.
Menurut Indra, ke depan pemerintah akan menjajaki skema pendanaan baru yang lebih mandiri dan inovatif sebagai bagian dari perubahan pola pikir dalam penganggaran. pungkasnya ( Lim )
Editor : Akhmad Yaslim
Publisher : Akhmad Yaslim










Leave a Reply