Pernyataan Sikap BEM PTNU Se-Nusantara atas Seruan Aksi RDPW 2025

Isi surat Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) 2025 bertajuk “Seruan Aksi Massa x Rapat Dengar Pendapat Warga” yang dijadwalkan pada hari Senin, 6 Oktober 2025 di Gedung DPR/MPR RI.

Jakarta, BEM PTNU News- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyampaikan pernyataan sikap terhadap surat undangan bernomor 001/B/SU/RDPW/X/2025 tentang “Undangan Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) 2025” yang mengajak mahasiswa untuk mengikuti aksi massa bertajuk “Seruan Aksi Massa x Rapat Dengar Pendapat Warga” di Gedung DPR/MPR RI pada 6 Oktober 2025.

Dalam pernyataannya, BEM PTNU Se-Nusantara menyampaikan pandangan kritis sekaligus klarifikasi atas ajakan tersebut. Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menilai bahwa aksi mahasiswa merupakan hak demokratis yang dijamin konstitusi, namun setiap seruan aksi idealnya diawali dengan konsolidasi nasional yang terbuka, inklusif, dan partisipatif agar menghasilkan gerakan yang solid serta representatif dari berbagai elemen mahasiswa di seluruh Indonesia.

BEM PTNU Se-Nusantara menegaskan tidak pernah diundang maupun dilibatkan dalam konsolidasi apapun yang mengarah pada aksi tersebut. Langkah RDPW yang langsung menyerukan aksi massa tanpa proses komunikasi dan koordinasi bersama jaringan mahasiswa lainnya dinilai kurang etis dan tidak mencerminkan semangat kolektif gerakan mahasiswa Indonesia.

Dalam pernyataan tersebut juga ditegaskan bahwa perjuangan mahasiswa diarahkan untuk mengawal isu dengan riset, kajian, dan strategi advokasi yang matang. Gerakan mahasiswa harus menjadi cerminan intelektualitas dan moral bangsa melalui tindakan yang berlandaskan data dan koordinasi.

Melalui pernyataan sikap ini, BEM PTNU Se-Nusantara menyampaikan tiga poin utama:

  1. 1. Menolak segala bentuk ajakan aksi yang tidak melalui proses konsolidasi bersama lintas BEM dan organisasi mahasiswa nasional.
  2. 2. Mengimbau seluruh mahasiswa di lingkungan PTNU untuk tetap fokus pada perjuangan substansial berbasis kajian dan advokasi kebijakan publik yang rasional.
  3. 3. Mendorong terciptanya ruang dialog antar-BEM se-Indonesia untuk membangun gerakan mahasiswa yang solid, terarah, dan berkeadaban.

BEM PTNU Se-Nusantara meyakini bahwa kekuatan mahasiswa terletak pada kedewasaan berpikir, kebersamaan langkah, serta ketulusan perjuangan untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

Dalam penutup pernyataannya, disampaikan pesan reflektif, “Jika memang untuk rakyat, maka gerakan harus terbangun dengan merakyat.”

Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara
Jakarta, 5 Oktober 2025

TTD
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara

Publisher: Ahmad Rifa’i

Lembaga Media, Teknologi, Riset, dan Komunikasi Publik BEM PTNU Se-Nusantara