BEM PTNU Se-Nusantara Ultimatum Trans7 atas Narasi yang Melecehkan Kiai dan Pesantren Lirboyo

Presidium Nasional, Achmad Baha'ur Rifqi, menyampaikan aspirasi strategis kebangsaan dalam forum bersama pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (04/09/25).

Jakarta, BEM PTNU News- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyampaikan kecaman keras terhadap stasiun televisi swasta Trans7 atas penayangan narasi dalam salah satu programnya yang dinilai merendahkan martabat kiai dan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

BEM PTNU menilai tayangan tersebut telah mencederai kehormatan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tayangan itu juga dianggap melukai perasaan jutaan santri serta alumni pesantren di seluruh Indonesia.

“Kami mengecam keras tindakan Trans7 yang menayangkan narasi tidak pantas terhadap Kiai dan Pesantren Lirboyo. Tindakan tersebut merupakan pelecehan terhadap simbol keilmuan, moral, dan tradisi keagamaan yang dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama dan masyarakat pesantren,” tegas Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara

BEM PTNU mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk segera memanggil pihak Trans7 dan menjatuhkan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Selain itu, BEM PTNU menuntut Trans7 menyampaikan permintaan maaf secara terbuka serta sowan kepada para kiai, keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo, dan masyarakat santri di seluruh Indonesia.

“Kami menuntut permintaan maaf resmi dari Trans7 dan mengimbau seluruh media nasional agar lebih berhati-hati dalam mengemas tayangan yang berkaitan dengan ranah keagamaan. Jangan jadikan pesantren atau kiai sebagai bahan candaan maupun komoditas hiburan,” lanjut pernyataan tersebut.

“BEM PTNU berdiri bersama pesantren. Kami tidak akan diam ketika kehormatan kiai dan marwah pesantren dilecehkan oleh media mana pun,” tegasnya.

BEM PTNU menegaskan akan mengawal persoalan ini secara nasional dan siap mengambil langkah nyata apabila Trans7 tidak menunjukkan itikad baik dalam waktu dekat.

Adapun langkah-langkah yang akan ditempuh BEM PTNU Se-Nusantara antara lain:

  1. 1. Menginstruksikan seluruh BEM PTNU di berbagai wilayah untuk melakukan aksi solidaritas serentak dengan menyampaikan pernyataan sikap terbuka.
  2. 2. Melakukan boikot moral terhadap Trans7, serta menyerukan kepada masyarakat santri dan Nahdliyin agar tidak mendukung program-program Trans7 hingga permintaan maaf dan sowan ke Pondok Pesantren Lirboyo dilakukan secara terbuka.

BEM PTNU berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh lembaga penyiaran agar selalu menjunjung tinggi etika, tanggung jawab moral, serta menghormati nilai-nilai keagamaan dan budaya dalam setiap program yang ditayangkan.

Editor: Nurul Faizah

Publisher: Ahmad Rifa’i

Lembaga Media, Teknologi, Riset, dan Komunikasi Publik BEM PTNU Se-Nusantara