Darurat BBM di Muara Bungo, Presma IAI Yasni Angkat Suara

Andi Andri, Presidem Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Yasni Muara Bungo.

Jambi, BEM PTNU News- Krisis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih dirasakan di sejumlah wilayah Provinsi Jambi, terutama Kabupaten Muara Bungo. Kelangkaan Pertalite menyebabkan antrean panjang kendaraan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yang kini menjadi pemandangan harian masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga harus meluangkan waktu sejak dini hari, bahkan malam sebelumnya, demi mendapatkan BBM. Sebagian warga mengaku terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain, karena keterbatasan stok yang tersedia.

Situasi ini turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pedagang kecil, sopir angkutan barang, serta pelaku usaha mikro merasakan tekanan akibat keterbatasan akses BBM yang menghambat mobilitas dan distribusi barang.

Di tengah kondisi tersebut, muncul dugaan praktik penyalahgunaan distribusi BBM. Sejumlah warga mengaku melihat aktivitas kendaraan pelangsir yang membeli BBM dalam jumlah besar di SPBU, lalu menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi di luar lokasi resmi.

“Praktik ini memperparah kelangkaan dan menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM, untuk keperluan sehari-hari,” tegas Andi Andri, Presidem Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Yasni Muara Bungo.

Selanjutnya, Andi, sapaan akrabnya, menyampaikan keprihatinannya. Ia meminta pemerintah daerah serta pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis BBM yang berkepanjangan. Karena kelangkaan BBM berpotensi menimbulkan dampak sosial, dan ekonomi yang lebih luas, jika tidak segera ditangani secara serius dan transparan.

“Harapan kami sebagai mahasiswa yang setiap hari mengikuti perkuliahan aktif di kampus, agar pemerintah dan pihak terkait segera menemukan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah ini, sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan tidak terganggu oleh sulitnya mendapatkan BBM,” harapnya.

Editor: Nurul Faizah

Publisher: Ahmad Rifa’i

Lembaga Media, Teknologi, Riset, dan Komunikasi Publik BEM PTNU Se-Nusantara