Jakarta, BEM PTNU News- Menjelang perayaan Natal 2025, Presidium Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus merawat kerukunan umat beragama sebagai bagian dari ikhtiar menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ajakan tersebut sejalan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang menjunjung tinggi sikap tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang) dalam kehidupan bermasyarakat.
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menegaskan bahwa perayaan hari besar keagamaan, termasuk Natal, merupakan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah wathaniyah serta meneguhkan komitmen kebangsaan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.
“Menjelang Natal 2025, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan umat beragama. Ini adalah bagian dari ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin dan tradisi Nahdlatul Ulama yang senantiasa mengedepankan sikap saling menghormati, saling menjaga, dan saling menguatkan antarumat beragama,” ujar Baha’.
Ia menambahkan bahwa menjaga harmoni sosial bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga kewajiban moral seluruh warga bangsa, khususnya generasi muda dan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa PTNU harus berada di garda terdepan dalam merawat toleransi dan menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi merusak persaudaraan dan kedamaian.
Selain mengajak menjaga kerukunan, Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara juga menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama rangkaian libur Natal dan Tahun Baru 2025. Dukungan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan menjalankan ibadah Natal.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam menjaga Kamtibmas selama libur Natal dan Tahun Baru. Pengamanan rumah ibadah, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur transportasi adalah ikhtiar mulia untuk memastikan seluruh warga dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan khidmat,” lanjutnya.
Achmad Baha’ur Rifqi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu aparat keamanan dengan menjaga lingkungan sekitar, memperkuat semangat gotong royong, serta menaati imbauan yang telah disampaikan demi terciptanya suasana yang kondusif.
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, ulama, mahasiswa, dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, menjaga keamanan dan kedamaian merupakan bagian dari upaya menjaga kemaslahatan bersama (maslahah ‘ammah).
Di akhir pernyataannya, Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara berharap perayaan Natal 2025 dapat berlangsung dengan penuh kedamaian, ketenangan, dan keberkahan, serta menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan lintas iman dan persatuan nasional.
“Semoga Natal 2025 membawa kedamaian bagi umat Kristiani dan menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa Indonesia berdiri kokoh karena persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan yang kita rawat bersama,” pungkasnya.
Editor: Nurul Faizah
Publisher: Ahmad Rifa’i










Leave a Reply